Fitur Auto Wiper, Perlukah Tetap Diperiksa Manual?
Pemasangannya sendiri biasanya di belakang kaca spion. Sensor hujan auto wiper terdiri dari fototransistor dan dioda pemancar cahaya atau LED.
Nah, LED tersebut akan memancarkan cahaya yang mengenai kaca depan dan kemudian dipantulkan kembali ke fototransistor.
Pada kondisi cuaca kering yang normal, cahaya akan dipantulkan dengan optimal. Sementara itu, saat ada tetesan hujan yang mengenai kaca, maka pantulan akan terganggu.
Sudut pantulan cahaya pun berubah dan menyebabkan cahayanya tersebar. Bukan kembali kepada fototransistor. Perubahan tersebut dideteksi oleh sensor dan memicu auto wiper aktif.
Kecepatan pembersihan yang dilakukan auto wiper juga beragam. Jika hanya gerimis kecil, maka gerakannya akan lambat dan putus-putus. Sedangkan jika hujannya deras, maka gerakannya akan cepat dan berjalan terus menerus.